Bagi siswa kelas 12 SMA, SMK, dan MA, persiapan menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) perlu dilakukan sejak dini. Memahami kisi-kisi soal TKA Kemendikdasmen membantu siswa mengetahui materi yang perlu dipelajari dan mempersiapkan diri dengan lebih terarah.
Selain materi, siswa juga perlu mengetahui ketentuan serta jadwal TKA Kemendikdasmen agar tidak melewatkan setiap tahapan pelaksanaannya. Lalu, apa itu TKA dan bagaimana pengaruhnya terhadap seleksi masuk perguruan tinggi?
Table of Contents
Toggle- Apa Itu TKA Kemendikdasmen dan Pengaruhnya ke SNBP
- Jadwal Resmi TKA SMA/SMK 2026
- Format, Jumlah Mata Pelajaran, dan Ketentuan TKA
- Rangkuman Kisi-Kisi TKA per Kelompok Mata Pelajaran
- Hub Latihan Soal & Pembahasan per Mata Pelajaran
- Contoh 10 Soal Prediksi TKA Komprehensif Lintas Mapel + Pembahasan
- Tips Sukses Menghadapi Ujian TKA 75 Menit
Apa Itu TKA Kemendikdasmen dan Pengaruhnya ke SNBP
Tes Kemampuan Akademik (TKA) merupakan asesmen terstandar yang diselenggarakan Kemendikdasmen untuk mengukur kemampuan akademik siswa. Hasilnya dapat memberikan gambaran capaian akademik siswa secara lebih objektif.
TKA bukan merupakan syarat kelulusan sekolah. Namun, hasil TKA memiliki peran penting bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi melalui jalur prestasi, termasuk Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Dalam proses SNBP, hasil TKA dapat digunakan untuk memvalidasi nilai rapor siswa. Karena itu, bagi siswa yang menargetkan PTN melalui jalur prestasi, mempersiapkan TKA dengan baik menjadi salah satu langkah penting yang perlu dilakukan.
Jadwal Resmi TKA SMA/SMK 2026
Pelaksanaan TKA SMA/SMK 2026 dijadwalkan berlangsung dalam beberapa tahapan, mulai dari pendaftaran hingga pengumuman hasil. Siswa kelas 12 sebaiknya mencatat setiap tahapan agar tidak melewatkan proses penting, terutama pendaftaran, simulasi, dan ujian utama.
Berikut rangkuman jadwal TKA Kemendikdasmen 2026 untuk jenjang SMA, SMK, MA, dan sederajat:
| Tahapan | Jadwal |
| Pendaftaran | 27 Juli–27 September 2026 |
| Simulasi | 21–27 September 2026 |
| Gladi Bersih | 5–18 Oktober 2026 |
| Ujian Utama | 26 Oktober–8 November 2026 |
| Ujian Susulan | 16–29 November 2026 |
| Pengumuman Hasil | 23 Desember 2026 |
Tahap simulasi dan gladi bersih sebaiknya dimanfaatkan dengan maksimal karena siswa dapat mengenali alur pengerjaan, tampilan sistem ujian, serta cara mengatur waktu sebelum menghadapi pelaksanaan utama.
Format, Jumlah Mata Pelajaran, dan Ketentuan TKA
TKA dilaksanakan menggunakan sistem Computer Based Test (CBT) atau ujian berbasis komputer. Soalnya mengukur pemahaman konsep, penerapan, interpretasi informasi, dan penalaran melalui berbagai stimulus.
Ketentuan TKA untuk SMA, SMK, MA, dan sederajat meliputi:
- Tiga mata pelajaran wajib: Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris.
- Dua mata pelajaran pilihan sesuai ketentuan dan bidang yang relevan.
- Bentuk soal berupa pilihan ganda dan pilihan ganda kompleks.
- Soal dapat menggunakan bacaan, tabel, grafik, data, ilustrasi, atau kasus.
- Durasi pengerjaan beberapa mata uji wajib mencapai 75 menit per mata uji.
Persiapan TKA sebaiknya tidak hanya berfokus pada hafalan. Siswa perlu berlatih mengerjakan soal berbasis stimulus, membaca cepat, mengatur waktu, dan menentukan strategi penyelesaian.
Rangkuman Kisi-Kisi TKA per Kelompok Mata Pelajaran
Kisi-kisi TKA mencakup kemampuan memahami konsep, menerapkan pengetahuan, membaca informasi, serta melakukan penalaran sesuai karakter setiap mata pelajaran. Karena cakupannya cukup luas, siswa sebaiknya memetakan materi berdasarkan kelompok mapel agar proses belajar lebih terarah.
Berikut rangkuman materi yang dapat dijadikan acuan persiapan kisi-kisi soal TKA Kemendikdasmen.
A. Kisi-Kisi TKA Mata Pelajaran Wajib
Untuk jenjang SMA/SMK/MA, mata pelajaran wajib TKA terdiri dari Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris. Pada bagian ini, fokus materi utama Matematika dan Bahasa Indonesia meliputi:
Matematika
- Bilangan real dan operasi bilangan.
- Rasio, proporsi, dan persentase.
- Bentuk aljabar dan persamaan.
- Sistem persamaan dan pertidaksamaan.
- Fungsi serta representasinya.
- Barisan dan pola bilangan.
- Geometri bidang dan ruang.
- Pengukuran panjang, luas, dan volume.
- Statistika dan interpretasi data.
- Peluang suatu kejadian.
- Pemecahan masalah matematis.
- Penalaran kuantitatif berdasarkan tabel atau grafik.
Bahasa Indonesia
- Pemahaman informasi tersurat dalam teks.
- Menentukan informasi tersirat.
- Menemukan ide pokok dan gagasan pendukung.
- Menentukan simpulan bacaan.
- Memahami hubungan antarparagraf.
- Menilai ketepatan informasi dalam teks.
- Makna kata, istilah, dan ungkapan berdasarkan konteks.
- Kohesi dan koherensi teks.
- Struktur serta tujuan penulisan teks.
- Membandingkan informasi dari beberapa sumber.
- Menilai argumen yang digunakan penulis.
- Menginterpretasikan teks informasi maupun sastra.
Sementara itu, Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib lebih banyak menekankan kemampuan memahami teks tertulis, menemukan informasi eksplisit maupun implisit, memahami kosakata berdasarkan konteks, serta menyimpulkan isi bacaan.
B. Kisi-Kisi TKA Kelompok Saintek
Kelompok Sains dan Teknologi atau Saintek mencakup mata pelajaran yang membutuhkan pemahaman konsep, kemampuan matematis, analisis data, serta penerapan prinsip ilmiah.
Fisika
- Besaran, satuan, dan pengukuran.
- Gerak lurus dan gerak benda.
- Hukum Newton dan dinamika.
- Usaha, energi, dan daya.
- Momentum dan impuls.
- Fluida statis dan dinamis.
- Suhu, kalor, dan termodinamika.
- Getaran dan gelombang.
- Bunyi dan optik.
- Listrik statis dan dinamis.
- Medan magnet dan elektromagnetik.
- Interpretasi grafik serta data eksperimen fisika.
Kimia
- Struktur atom dan sistem periodik unsur.
- Ikatan kimia dan bentuk molekul.
- Stoikiometri serta perhitungan kimia.
- Larutan dan konsentrasi.
- Asam, basa, dan pH.
- Kesetimbangan kimia.
- Laju reaksi.
- Termokimia.
- Reaksi redoks dan elektrokimia.
- Kimia organik dasar.
- Sifat dan perubahan zat.
- Analisis data percobaan kimia.
Biologi
- Struktur dan fungsi sel.
- Metabolisme dan proses kehidupan.
- Sistem organ manusia.
- Struktur serta fungsi jaringan tumbuhan.
- Genetika dan pewarisan sifat.
- Pertumbuhan dan perkembangan.
- Evolusi dan keanekaragaman hayati.
- Ekologi serta interaksi dalam ekosistem.
- Bioteknologi.
- Sistem reproduksi.
- Mekanisme pertahanan tubuh.
- Interpretasi hasil percobaan dan data biologis.
Matematika Tingkat Lanjut
- Fungsi dan komposisi fungsi.
- Fungsi invers.
- Polinomial.
- Trigonometri.
- Matriks dan transformasi.
- Vektor.
- Limit fungsi.
- Turunan dan penerapannya.
- Integral serta penerapannya.
- Analisis hubungan antarvariabel.
- Pemodelan matematika.
- Penyelesaian masalah matematika multilangkah.
Pada kelompok Saintek, soal dapat disajikan dalam bentuk kasus, hasil eksperimen, grafik, tabel, maupun fenomena sehari-hari. Oleh karena itu, siswa perlu memahami hubungan antarkonsep, bukan hanya menghafal rumus.
C. Kisi-Kisi TKA Kelompok Soshum
Kelompok Sosial dan Humaniora atau Soshum menilai kemampuan memahami konsep sosial, membaca fenomena, menginterpretasikan data, serta menganalisis hubungan sebab-akibat.
Ekonomi
- Konsep kelangkaan dan kebutuhan.
- Permintaan dan penawaran.
- Elastisitas.
- Mekanisme serta keseimbangan pasar.
- Perilaku konsumen dan produsen.
- Pendapatan nasional.
- Pertumbuhan serta pembangunan ekonomi.
- Inflasi dan pengangguran.
- Kebijakan fiskal dan moneter.
- Perbankan dan sistem pembayaran.
- Perdagangan internasional.
- Akuntansi dasar dan laporan keuangan.
Sosiologi
- Interaksi sosial.
- Nilai dan norma sosial.
- Sosialisasi serta pembentukan kepribadian.
- Kelompok dan lembaga sosial.
- Diferensiasi dan stratifikasi sosial.
- Mobilitas sosial.
- Konflik serta integrasi sosial.
- Perubahan sosial.
- Globalisasi.
- Permasalahan sosial.
- Pemberdayaan masyarakat.
- Penelitian sosial dan interpretasi data.
Geografi
- Konsep dasar dan pendekatan geografi.
- Peta, penginderaan jauh, dan SIG.
- Dinamika litosfer.
- Atmosfer dan perubahan cuaca.
- Hidrosfer.
- Biosfer.
- Kependudukan.
- Sumber daya alam.
- Mitigasi bencana.
- Interaksi desa dan kota.
- Wilayah serta tata ruang.
- Lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.
Sejarah
- Konsep dasar ilmu sejarah.
- Peradaban dan kerajaan Nusantara.
- Kolonialisme serta imperialisme.
- Pergerakan nasional Indonesia.
- Proklamasi dan pembentukan negara.
- Perkembangan Indonesia pascakemerdekaan.
- Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin.
- Orde Baru.
- Reformasi.
- Peristiwa penting dalam sejarah dunia.
- Hubungan peristiwa nasional dan global.
- Analisis sumber serta interpretasi peristiwa sejarah.
Untuk soal Soshum, siswa perlu membiasakan diri membaca kasus dan data karena satu soal dapat menggabungkan pemahaman konsep dengan analisis terhadap fenomena nyata.
D. Kisi-Kisi TKA Kejuruan SMK
Siswa SMK juga dapat memilih mata pelajaran yang relevan dengan karakter pendidikan vokasi. Salah satu mata pelajaran pilihan yang berkaitan langsung dengan jenjang SMK adalah Projek Kreatif dan Kewirausahaan (PKK).
Materi yang perlu dipahami antara lain:
- Identifikasi peluang usaha.
- Analisis kebutuhan dan potensi pasar.
- Pengembangan ide produk atau jasa.
- Penyusunan perencanaan usaha.
- Proses produksi barang atau jasa.
- Perhitungan biaya produksi.
- Harga pokok produksi.
- Penentuan harga jual.
- Strategi pemasaran.
- Branding dan kemasan produk.
- Pelayanan pelanggan.
- Pengelolaan sumber daya usaha.
- Administrasi dan pencatatan usaha.
- Analisis keuntungan serta kerugian.
- Evaluasi kelayakan usaha.
- Pemanfaatan teknologi digital dalam bisnis.
- Hak Kekayaan Intelektual.
- Keselamatan dan standar kualitas produk.
- Pengembangan serta inovasi produk.
- Analisis kasus kewirausahaan.
Soal kejuruan cenderung lebih mudah dipahami jika siswa terbiasa menghubungkan konsep dengan situasi nyata. Contohnya, peserta dapat diberikan data biaya produksi, target penjualan, perilaku konsumen, atau suatu permasalahan bisnis kemudian diminta menentukan keputusan yang paling tepat.
Secara keseluruhan, kisi-kisi tersebut menunjukkan bahwa TKA SMA/SMK tidak hanya menguji hafalan materi. Kemampuan memahami stimulus, menghubungkan konsep, menginterpretasikan data, dan menentukan penyelesaian paling logis menjadi bagian penting yang perlu dilatih menjelang ujian.
Hub Latihan Soal & Pembahasan per Mata Pelajaran
Agar persiapan TKA lebih terarah, Anda dapat mempelajari latihan soal berdasarkan mata pelajaran. Gunakan kumpulan latihan berikut untuk memperkuat pemahaman konsep sekaligus membiasakan diri dengan pola soal TKA.
- Soal TKA Matematika SMA/SMK
- Soal TKA Bahasa Indonesia SMA/SMK
- Soal TKA Fisika SMA
- Soal TKA Kimia SMA
- Soal TKA Biologi SMA
Setiap kumpulan soal dilengkapi kunci jawaban dan pembahasan agar Anda tidak hanya mengetahui jawaban yang benar, tetapi juga memahami cara menyelesaikan soal dengan lebih efektif. Pilih mata pelajaran yang ingin dipelajari, lalu kerjakan latihan secara bertahap sesuai materi yang masih perlu ditingkatkan.
Contoh 10 Soal Prediksi TKA Komprehensif Lintas Mapel + Pembahasan
Berikut contoh soal prediksi TKA dari beberapa kelompok mata pelajaran. Soal dibuat untuk melatih pemahaman konsep, kemampuan membaca informasi, serta penalaran yang dibutuhkan dalam menghadapi TKA.
Soal 1 – Matematika
Sebuah toko memberikan diskon 20% untuk sebuah barang. Setelah diskon, harga barang tersebut menjadi Rp480.000. Harga barang sebelum mendapat diskon adalah ….
A. Rp576.000
B. Rp600.000
C. Rp620.000
D. Rp640.000
E. Rp650.000
Jawaban: B
Pembahasan: Harga setelah diskon adalah 80% dari harga awal. Jadi, harga awal = Rp480.000 ÷ 0,8 = Rp600.000.
Soal 2 – Matematika
Diketahui fungsi f(x)=2x+3f(x)=2x+3 dan g(x)=x−4g(x)=x-4. Nilai dari f(g(5))f(g(5)) adalah ….
A. 1
B. 3
C. 4
D. 5
E. 7
Jawaban: D
Pembahasan: Nilai g(5)=5−4=1g(5)=5-4=1. Kemudian f(1)=2(1)+3=5f(1)=2(1)+3=5.
Soal 3 – Bahasa Indonesia
Bacalah paragraf berikut.
Penggunaan kendaraan listrik terus berkembang karena dinilai mampu mengurangi emisi dari sektor transportasi. Namun, manfaat tersebut perlu didukung oleh penggunaan sumber energi listrik yang semakin ramah lingkungan agar penurunan emisi dapat berlangsung secara optimal.
Gagasan utama paragraf tersebut adalah ….
A. Penggunaan kendaraan listrik perlu didukung energi yang lebih ramah lingkungan agar manfaat pengurangan emisi optimal.
B. Kendaraan listrik menjadi satu-satunya cara mengurangi pencemaran udara.
C. Energi listrik selalu menghasilkan emisi lebih rendah daripada bahan bakar fosil.
D. Perkembangan kendaraan listrik menyebabkan kebutuhan energi menurun.
E. Sektor transportasi tidak lagi menjadi sumber emisi setelah kendaraan listrik digunakan.
Jawaban: A
Pembahasan: Paragraf menekankan bahwa kendaraan listrik dapat membantu mengurangi emisi, tetapi manfaatnya akan lebih maksimal jika sumber listriknya juga ramah lingkungan.
Soal 4 – Bahasa Indonesia
Perhatikan kalimat berikut.
Meskipun teknologi mempermudah akses informasi, pengguna tetap perlu memeriksa kredibilitas sumber sebelum menyebarkan informasi kepada orang lain.
Makna yang paling tepat dari kalimat tersebut adalah ….
A. Semua informasi di internet dapat dipercaya selama mudah ditemukan.
B. Teknologi membuat pemeriksaan sumber informasi tidak lagi diperlukan.
C. Kemudahan memperoleh informasi harus disertai kemampuan menilai kebenaran sumber.
D. Penyebaran informasi sebaiknya dilakukan secepat mungkin.
E. Kredibilitas informasi hanya ditentukan oleh media yang paling populer.
Jawaban: C
Pembahasan: Kalimat menegaskan pentingnya sikap kritis dalam menggunakan teknologi, terutama dengan memeriksa kredibilitas sumber sebelum menyebarkan informasi.
Soal 5 – Fisika
Sebuah mobil bergerak dengan kecepatan 20 m/s, kemudian direm hingga berhenti dalam waktu 5 sekon. Jika perlambatan dianggap konstan, besar perlambatannya adalah ….
A. 2 m/s²
B. 2,5 m/s²
C. 3 m/s²
D. 3,5 m/s²
E. 4 m/s²
Jawaban: E
Pembahasan: Percepatan dihitung dengan a=(vt−v0)/ta=(v_t-v_0)/t. Nilainya (0−20)/5=−4(0-20)/5=-4 m/s². Besar perlambatannya adalah 4 m/s².
Soal 6 – Kimia
Sebanyak 0,5 mol NaCl dilarutkan hingga volume larutan menjadi 2 liter. Konsentrasi molar larutan tersebut adalah ….
A. 0,20 M
B. 0,25 M
C. 0,50 M
D. 1,00 M
E. 2,50 M
Jawaban: B
Pembahasan: Molaritas dihitung menggunakan M=n/VM=n/V. Jadi, M=0,5/2=0,25M=0,5/2=0,25 mol per liter.
Soal 7 – Ekonomi
Ketika harga suatu barang meningkat dari Rp10.000 menjadi Rp12.000, jumlah barang yang diminta turun dari 1.000 unit menjadi 800 unit. Kondisi tersebut paling sesuai dengan konsep ….
A. hukum penawaran
B. biaya peluang
C. keseimbangan pasar
D. hukum permintaan
E. produksi marginal
Jawaban: D
Pembahasan: Hukum permintaan menjelaskan bahwa ketika harga naik, jumlah barang yang diminta cenderung turun dengan asumsi faktor lainnya tetap.
Soal 8 – Sosiologi
Perkembangan teknologi komunikasi membuat masyarakat dari berbagai daerah semakin mudah berinteraksi, bertukar budaya, dan mengikuti tren yang sama. Fenomena tersebut paling tepat menunjukkan ….
A. globalisasi
B. diferensiasi sosial
C. mobilitas vertikal
D. disorganisasi keluarga
E. konflik antarkelompok
Jawaban: A
Pembahasan: Globalisasi ditandai semakin luasnya hubungan dan pertukaran informasi, budaya, ekonomi, maupun gaya hidup antarwilayah dan negara.
Soal 9 – Kejuruan SMK
Sebuah usaha memproduksi 200 unit produk dengan total biaya produksi Rp4.000.000. Pemilik menginginkan keuntungan 25% dari harga pokok per unit. Harga jual minimum setiap produk adalah ….
A. Rp20.000
B. Rp22.500
C. Rp25.000
D. Rp27.500
E. Rp30.000
Jawaban: C
Pembahasan: Harga pokok per unit adalah Rp4.000.000 ÷ 200 = Rp20.000. Keuntungan 25% sebesar Rp5.000, sehingga harga jual menjadi Rp25.000.
Soal 10 – Kejuruan SMK
Sebuah usaha makanan memperoleh banyak kunjungan melalui media sosial, tetapi tingkat pembelian masih rendah. Berdasarkan evaluasi, calon pelanggan menganggap informasi harga dan cara pemesanan kurang jelas. Langkah yang paling tepat adalah ….
A. Menambah jumlah produk tanpa mengubah informasi pemasaran.
B. Mengurangi frekuensi promosi agar pelanggan tidak merasa terganggu.
C. Menaikkan harga untuk meningkatkan persepsi kualitas.
D. Menghapus informasi produk lama dan hanya menggunakan iklan berbayar.
E. Memperjelas informasi produk, harga, manfaat, dan alur pemesanan pada media promosi.
Jawaban: E
Pembahasan: Masalah utama berada pada informasi yang belum cukup jelas. Memperbaiki informasi harga, manfaat produk, dan cara pemesanan dapat membantu mengubah kunjungan menjadi pembelian.
Tips Sukses Menghadapi Ujian TKA 75 Menit
Menghadapi TKA membutuhkan strategi, terutama karena siswa harus menyelesaikan soal dalam waktu yang terbatas. Jangan hanya mengandalkan kemampuan akademik, tetapi biasakan diri mengatur waktu dan menentukan prioritas saat mengerjakan soal.
Berikut beberapa tips yang dapat membantu menghadapi ujian TKA:
- Pahami kisi-kisi sebelum belajar. Fokuskan waktu belajar pada materi yang memang berpotensi muncul dalam ujian.
- Rutin mengerjakan latihan soal. Latihan membantu mengenali pola soal sekaligus mengetahui materi yang masih perlu diperbaiki.
- Biasakan mengerjakan soal berbatas waktu. Gunakan timer agar terbiasa menyelesaikan soal sesuai durasi ujian.
- Kerjakan soal yang paling mudah terlebih dahulu. Jangan menghabiskan terlalu banyak waktu pada satu soal yang sulit.
- Baca stimulus dengan teliti. Soal TKA dapat menggunakan teks, tabel, grafik, data, atau kasus sehingga informasi penting perlu diperhatikan sebelum memilih jawaban.
- Sisakan waktu untuk memeriksa jawaban. Setelah semua soal terjawab, gunakan sisa waktu untuk mengecek kembali soal yang diragukan.
- Jaga kondisi sebelum ujian. Istirahat yang cukup dan siapkan perangkat serta kebutuhan ujian agar dapat mengerjakan soal dengan fokus.
Semakin sering berlatih dengan kondisi yang menyerupai ujian sebenarnya, semakin terbiasa siswa mengatur waktu dan menghadapi tekanan saat mengerjakan TKA.
Latihan TKA Sekarang, Maksimalkan Skor Anda!

Jangan hanya mempelajari kisi-kisi soal TKA Kemendikdasmen, tetapi ukur juga kemampuanmu melalui latihan soal yang menyerupai ujian sebenarnya. Kunjungi PakarSoal.com untuk mengerjakan berbagai latihan dan simulasi tryout TKA dengan batas waktu, sehingga Anda bisa melatih ketepatan menjawab sekaligus kemampuan mengatur waktu sebelum hari ujian.